Blog mungkin sudah lama ditinggalkan oleh sebagian orang, alasannya bermacam-macam, ada yang mengatakan bahwa saat ini media teleh bergeser ke media audiovisual yang lebih menarik seperti youtube, ada juga yang mengatakan bahwa kebanyakan orang malas untuk membaca, orang maunya instant dan banyak alasan lainnya. Hal yang sama sempat juga aku rasakan, kegiatan menulis tidak pernah lagi aku lakukan apalagi dengan banyaknya kegiatan kantor dan juga kegiatan luar lainnya. Namun, jika kita memiliki passion dan berkeinginan kuat untuk tetap menulis semestinya tidak ada alasan untuk tidak menulis.
 |
sesi foto bersama create opportunities from blogging |
Alasan senada juga banyak aku dengarkan dari peserta saat menghadiri sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas ISB ( Indonesia Social Blogpreneur ) yang mengangkat tema "create opportunities from blogging" bertempat di lantai 4 gedung Indosat Ooredoo Balikpapan Kalimantan timur. Sebagian peserta merupakan penulis yang sudah lama meninggalkan blognya, tidak pernah update tulisan dan bahkan mungkin sudah ter'block'. Melalui kegiatan ini peserta diajak dan disemangati untuk kembali aktif menulis di blog, terus berkarya dan sharing informasi pada khalayak melalui media blog dan website. Pembicara utama merupakan praktisi blogpreneur juga interpreneur.
 |
Riri Restiani |
Pada sesi pembicara pertama yang dibawakan oleh Riri Restiani, topik yang diangkat tentang bagaimana memanfaatkan blog untuk menghasilkan, menyalurkan hobi menulis namun tetap mendapatkan penghasilan. Meski masih berstatus sebagai karyawan, Riri Restiani mampu membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa ia dapat tetap menyalurkan passionnya menulis, bekerja serta menjalankan bisnis yang digelutinya. Inspiratif sekali menurutku, memang benar kita memerlukan strategi untuk mengatur waktu masing-masing schedule, namun mewujudkan passion adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan, tidak ada kata untuk tidak menulis. Riri menekankan bahwa kita harus bisa melakukan semua itu dengan tidak menunda-nunda suatu pekerjaan, jika kita punya niat melakukan, langsung action, semakin sering ditunda maka akan semakin banyak pekerjaan yang menumpuk. Riri yang masih berusia muda ini, cukup mampu memotivasi peserta terutama yang lebih dewasa untuk bisa berkarya dan terus bersemangat.
 |
Ani Berta |
Lantas kenapa mesti blog? Jawabannya aku temukan saat pembicara kedua mengangkat tema "how to be a blogpreneur" yang dibawakan oleh Ani Berta, seorang content writer yang berpengalaman dengan jam terbang yang sangat tinggi, mempunyai website dan blog hingga 5 url yang kesemuanya selalu diupdate artikelnya. Ia menuturkan bahwa alasan kenapa mesti blog, adalah karena sampai kini algoritma pencarian pada indeks google dan lainnya masihlah menggunakan bahasa teks bukan gambar atau suara. Meski memang memasukkan gambar pada setiap tulisan akan memperkuat dan membuat blog menjadi menarik dibaca, namun sekali lagi mesin pencari tetap menetapkan pencarian dengan bahasa teks atau tulisan, itulah sebabnya saat mengupload gambar sebaiknya menambahkan caption dibawahnya. Ia menambahkan mengupdate tulisan tidak perlu harus tiap hari namun yang sangat penting adalah konsistensi dalam melakukan posting secara rutin, bisa sekali seminggu, sekali dalam dua minggu ataupun sekali dalam sebulan. Semakin banyak tulisan yang kita buat, maka akan semakin banyak teks yang berpeluang untuk di 'index' oleh mesin pencari. Pengalaman Ani Berta selama menulis mengantarkannya menjadi penulis content berbagai figur maupun brand di tanah air. Ia yang sebelumnya menjadi karyawan salah satu perusahaan, kini menjadikan blog sebagai kegiatan mata pencarian utama. Dengan menulis, selain menyenangkan ia pun mendapat penghasilan.
Meski kedua inspirator tersebut tampak begitu mudahnya mendapatkan penghasilan dari blog, tidak serta-merta kita juga akan menganggap bahwa dengan blog nanti kita bisa langsung dapat job. Mereka pun tentunya melalui itu semua dengan waktu suka dan duka. Seperti misalanya Ani Berta yang selama 4-5 tahun lalu terus menulis secara konsisten pada blognya dan mengulas banyak hal di dalamnya. Itu merupakan waktu yang cukup lama untuk menunggu bukan? iya ini akan terasa membosankan jika kita berorientasi pada "money". Namun jika kita bisa menikmati dan melakukannya dengan sukarela maka suatu saat akan memberi hasil yang mencengangkan sebagaimana diceritakan oleh kedua pembicara tersebut dengan berbagai pengalaman yang berbeda.
Acara yang yang diselenggarakan oleh komunitas ISB pada 19 mei 2018 ini, sukses terlaksana berkat bantuan
Indosat Ooredoo yang mensponsori ruangan, doorprize dan goodie bag serta
Food Jazz Project yang memberikan hidangan untuk buka puasa.
PertamaX
ReplyDeleteSelamat menikmati proses.
Saya perlu banyak belajar dari konsistensi seorang mas Laras yang saya lihat update selalu tulisannya...konsistensi ini yang diperlukan...
DeleteKadang klo sudah sibuk hobi ngeblog jadi terabaika .....
ReplyDeleteBetul sih kucing the Explorer...makanya dengan motivasi kuat, menulis itu menyenangkan dan menghibur...ayo semangat mbak kucing...
Deleteyuhuuu so pasti ...
DeleteEh, ternyata bikin dua tulisan. Mantap.
ReplyDeleteAsalkan menulis itu passion, memang bisa menyenangkan ya.
Betul mbak...dengan menulis kita bisa menuangkan segala fikiran di kepala sehingga menciptakan 'efek' tenang...hehehee
DeleteSemangat terus untuk produktif ya Mas :)
ReplyDeleteWow...terima kasih sekali mbak ani Berta yang sangat sibuk dgn schedule masih menyempatkan diri mampir...terima kasih semangatnya mbak..kami semua akan terus berusaha...:)
DeleteSetuju.
ReplyDeleteKudu menulis dulu, dapatkan traffic, peluang pasti datang, Insya Allah, percayalah! ^^
Materi dari Teh Ani sangat gamblang dan sederhana. Mudah untuk dipahami.
Giliran kita untuk eksekusi.
Sekedar masukan...
Sebaiknya untuk komentar, lebih disukai pakai URL/Name agar membantu DA blog pengunjung juga siempunya blog. ^^
Ohh sebaiknya url ya mbak...url blog kita ya...baik masukannya sangat membantu mbak...
DeleteEnjoy the process mbak
ReplyDeletesetiap proses yang terjadi selalu ada hikmah dan tujuannya heheee, thanks Moh.dikin adiwena
DeletePengen sih nulis lg, banyak ide diotak tp gk tertuangkan. Mcm2 alasannya dr sibuk, internet sampai malas 😃😄😅.
ReplyDeleteAyo kak razma jadikan momen ramadhan sebagai titik balik utlntuk semangat menulis lagi..ayo semangat
DeleteJuga untuk setting memberi komentar oleh pengunjung.
ReplyDeleteLebih disukai setting Name/URL.
Contohnya saat saya memberi komentar di sini. Opsi yang ada hanya Rosanna Simanjunak (Google). Seharusnya ada Name/URL juga.
Caranya :
Buka dash blogger, pilih setelan, pilih postingan, komentar dan berbagi, temukan bagian 'komentar' dan di bagian 'Siapa yang dapat mengomentari" pilih "Semua orang'.
Dan dibagian 'Moderasi Komentar' pilih 'Selalu' agar tetap bisa mengontrol semua komentar.
Selamat Mencoba!
ohh iya bagus sekali masukannya kak, jadi tahu mengelola blog yang baik. Baru tahu juga tentang pengaturan komentar...terima kasih kak ya reviewnya...
Delete